Jumat, 25 Maret 2011

PANEN KELAPA SAWIT

XIII.  PANEN

Tanya :

13.1.  Apa Kewajiban Petani pada Saat Panen ?

Jawab :

Kewajiban  Petani pada Kegiatan Panen adalah :

-     Petani harus dapat memanen tuntas semua buah matang, karena pada saat matang panen, kandungan minyak mencapai maximum.

-     Petani harus mengutip semua brondolan hingga bersih dari area panen


-     Petani harus mengirim TBS dalam kondisi baik ke pabrik dalam waktu selambat  -  lambatnya 24 jam setelah panen, agar asam lemak bebas ( ALB ) tidak meningkat.

-     Petani harus menjaga Rotasi Panen agar kematangan buah yang dipanen optimal

Tanya :

13.2.  Bagaimana Tata Cara Panen yang Baik ?

Jawab :

Prosedur atau Tata Cara Panen yang Baik adalah Sbb:

Perhatikan Buah matang panen ditunjukkan oleh minimal, ada lima brondolan yang  jatuh alami di piringan.

·         Pelepah harus dipotong dan diletakkan di gawangan.

·         Semua TBS dan brondolan di TPH harus dikirim ke pabrik (tidak ada restan)

·         Rotasi panen harus selalu dijaga 10 hingga maksimum 15 hari.

·         Gagang panjang harus dipotong pendek sebelum dimuat ke truk.

Tanya :
13.3.  Apa yang diharapkan dari cara Panen yang Baik ?


Jawab :
Tercapainya Hasil minyak CPO yang baik dari jumlah dan mutunya  
·         Rendemen CPO  > 22,5 %.
·         Rendemen kernel > 4 %
·         Kandungan asam lemak bebas ( ALB ) < 4 %

Tanya :

13.4.   Apa yang harus dilakukan untuk persiapan Panen ?

Jawab :

Yang harus dipersiapkan adalah :

a)    Pasar Pikul

Pasar Pikul harus di buat sebelum kegiatan panen pertama di mulai. Khusus pada areal teras, pasar pikul dibuat di atas teras.

b)    Sanitasi

Perlakuan sanitasi cukup satu kali dengan membuang tandan buah yang lewat masak atau buah busuk sekaligus membuang pelepah yang mati. Pada saat ini juga sekaligus di lakukan Cuci Piringan ( Circle Weeding)

c)    Tempat Pengumpulan Hasil ( TPH )

Guna menampung hasil panen di tempat yang mudah di muat kedalam kendaraan angkutan, di setiap ujung pasar pikul dan tepat ditepi jalan, dibuat TPH berukuran 3 m x 3 m.  Tapak TPH sebaiknya di padatkan dan harus selalu bersih dari kotoran.

Tanya :

13.5.   Kapan Saatnya Panen yang Tepat ?
Jawab :

Saat panen sangat tergantung pada pertumbuhan vegetatif pohon sawit. Umumnya 30 bulan setelah tanam. Dengan Benih unggul dan kondisi tanah yang baik serta penerapan standar agronomis yang tepat, saat panen dapat lebih awal  6 – 10 bulan.  Sebaliknya dengan benih yang kurang baik dan ditanam pada media tanah yang marginal serta curah hujan yang kurang, maka saat panen dapat mundur lebih lama, biasanya 36 bulan sejak tanam.

Tanya :

13.6.   Bagaimana Bentuk ALAT PANEN ?

Jawab :

Bentuk Alat Panen bermacam macam tergantung Ketinggian Tanaman Sawitnya dan kegunaannya

Dodos Untuk Tinggi Pohon < dari 4 meter




Egrek Untuk Tinggi Pohon > 4 meter


Gancu untuk mengangkat TBS


Tanya :

13.7.   Bagaimana tentang Rotasi Panen ?

Jawab :

Dengan menggunakan pedoman umum, rotasi panen setiap 10 hari adalah ideal, tergantung ketersediaan pemanen.  Rotasi panen TIDAK BOLEH LEBIH DARI 15  HARI , sekurang-kurangnya 2,5 rotasi per bulan yang masih dapat di tolerir.


Tanya :

13.8.  Apakah ada ATURAN dan STANDAR untuk Panen ?


Jawab :

a)    Standar Kematangan TBS Siap Panen

Kematangan TBS dapat di lihat kasat mata dengan paling sedikit SATU BRONDOLAN  TELAH  JATUH  ALAMI DI  PIRINGAN  PADA SAAT SEBELUM PANEN

b)    Peraturan Panen

Guna memastikan diperolehnya produksi maksimum dengan mutu minyak yang baik, maka ATURAN PANEN  HARUS  DIPATUHI DENGAN KETAT  OLEH PETANI sebagai berikut :

i)          BUAH MENTAH  DILARANG  KERAS  DIPANEN

ii)        SEMUA TBS MATANG HARUS TUNTAS DIPANEN

iii)       ROTASI PANEN HARUS KURANG DARI 15 HARI
iv)       BRONDOLAN WAJIB DIKUTIP

v)        TANGKAI  PANJANG HARUS DI PANGKAS PENDEK

vi)       JANGAN BAWA KOTORAN, SAMPAH DAN PASIR

vii)      KECEPATAN ANGKUT KE PABRIK HARUS KURANG DARI 24 JAM SEJAK PANEN

Tanya :

13.9.   Apa Kriteria Buah Sawit yang di panen ?

Jawab :

KRITERIA BUAH SAWIT adalah sbb :

1.    Buah Matang

Buah matang berwarna Merah oranye dan bagian dalam kulit buah berwarna oranye .  Sedikitnya ada 10 brondolan yang telah lepas pada saat di terima Pabrik (bila kurang dari 24 jam sudah diterima ).

2.    Buah Mentah

Buah Mentah berwarna hitam atau ungu gelap  dan bagian luarnya kadang ada sedikit  warna kekuningan. Belum ada Brondolan yang lepas ketika tiba di Pabrik

3.    Buah Busuk

Buah Busuk adalah Tandan dengan brondolan yang berwarna gelap kriput, lunak dan kadang berjamur

4.   Tangkai Panjang

Tandan Buah Segar dengan tangkai lebih dari 5 cm di ukur dari ujung yang melekat pada Tandan hingga ke ujung luarnya.


  





Tanya :

13.10.  Apa sanksinya bila TBS tidak memenuhi Standar Matang
             Panen ?

Jawab :

Petani yang tidak memiliki disiplin dalam  pemanenan TBS, akan menderita kerugian karena terkena DENDA oleh Pabrik
Perhitungan Denda



1.  Buah Mentah      
=
  50%   x % BhMentah x Ton TBS
2.  Buah Busuk        
=
  25%   x (%BhBusuk–5%) x Ton TBS
3.  Tandan Kosong  
=
100%   x %TanKos x Ton TBS
4.  Tangkai Panjang  
=
    1%   x % TangkaiPanjang x Ton TBS



                 

3 komentar:

  1. mau tnya ni buat bloggers..
    Sebelum pasca panen harus ada jalan pikul..
    yaitu 2:1
    yang mw saya tanya Brapa Jumlah Total Panjang Pasar pikul per HA na...
    Tolong penjelasan na ya...
    Trims...

    BalasHapus
  2. Kalo hasil perhitungan saya : 641 mtr/Ha

    BalasHapus
  3. Mau tanya, brapa rata greding dikenakan bagi tbs plasma, yg pemeliharaan dan produksi dilaksanakan oleh perusahaan induk(pemilik pabrik itu sendiri)

    BalasHapus